Rabu, 14 Januari, 2026

Presiden Prabowo Minta KAI Tambah Gerbong KRL Jabodetabek Demi Kurangi Kepadatan Penumpang

TAJUKNASIONAL.COM Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, ke Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin (3/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap kondisi layanan kereta api di wilayah Jabodetabek, termasuk KRL dan LRT yang menjadi transportasi utama masyarakat pekerja.

Bobby menyampaikan bahwa dalam diskusi itu, Presiden Prabowo menyoroti persoalan kepadatan penumpang pada jam sibuk yang kerap membuat pengguna KRL harus berdesakan di dalam gerbong.

“Beliau sangat concern dengan kondisi tersebut. Presiden meminta agar KAI segera menambah kapasitas, terutama dengan penambahan gerbong KRL, supaya masyarakat bisa lebih nyaman,” ujar Bobby usai pertemuan di Istana.

Baca Juga: DPR RI Dukung Menkeu Purbaya Berantas Impor Pakaian Bekas, Industri Lokal Kembali Bergairah

Menurut Bobby, Presiden menegaskan bahwa layanan transportasi publik harus menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama pekerja yang setiap hari menggunakan KRL untuk bepergian ke Jakarta dan sekitarnya.

“Yang memakai KRL ini kan mayoritas masyarakat kelas pekerja, kalangan bawah hingga menengah. Jadi pesan beliau, fasilitasnya harus aman, nyaman, bersih, dan keselamatan tetap nomor satu,” jelasnya.

Selain penambahan gerbong, Presiden Prabowo juga disebut meminta agar KAI terus meningkatkan kualitas layanan dan perawatan armada.

Ia ingin agar moda transportasi publik seperti KRL dan LRT menjadi tulang punggung mobilitas perkotaan yang efisien dan manusiawi.

“Bapak Presiden menyampaikan bahwa semua langkah perbaikan harus dilakukan secepat mungkin agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tambah Bobby.

Baca Juga: AHY ke Istana, Laporkan Soal Kereta Cepat dan Sejumlah Isu Strategis ke Presiden Prabowo

Permintaan Presiden ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat transportasi massal yang ramah lingkungan, efisien, dan mendukung produktivitas warga Jabodetabek.

Dengan bertambahnya kapasitas gerbong, diharapkan kepadatan penumpang saat peak hours dapat terurai dan pengalaman perjalanan menjadi lebih nyaman.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini