Rabu, 7 Januari, 2026

Pengamat Sosial Sebut Rencana Pembatasan Game Online Harus Beriringan Dengan Mekanisme yang Jelas

TAJUKNASIONAL.COM Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan berencana memberlakukan pembatasan terhadap sejumlah game online, termasuk PUBG, menyusul insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang menerima arahan langsung dari Presiden.

Langkah ini diambil karena game online yang mengandung unsur senjata dianggap berpengaruh besar terhadap pola perilaku generasi muda saat ini.

Menanggapi rencana ini, Pengamat Sosial sekaligus Doktor Sosiologi Universitas Tanjungpura, Viza Juliansyah, menekankan bahwa insiden di SMAN 72 Jakarta tidak bisa disederhanakan hanya akibat pengaruh game online.

“Kejadian ini memiliki banyak variabel, bukan hanya game online. Ada faktor seperti bullying, pengawasan dari sekolah, dan peran orang tua,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis (13/11/2025).

Meski begitu, Viza menyatakan bahwa game online tetap memiliki pengaruh terhadap perilaku penggunanya.

“Secara umum, apa yang kita lihat, dengar, atau lakukan itu memengaruhi perilaku kita. Jadi game online jelas berpengaruh, tapi bukan satu-satunya penyebab,” jelasnya.

Viza juga menekankan bahwa pembatasan game online perlu diimbangi dengan penanganan akar masalah kekerasan di sekolah, termasuk bullying, peran orang tua, dan pengawasan tenaga pengajar.

“Pembatasan game online boleh dilakukan, tapi itu tidak bisa menjadi satu-satunya langkah. Mekanismenya juga perlu dipikirkan, karena sulit memisahkan masyarakat dari akses internet. Pertanyaannya, apakah pembatasan akan total? Apakah hanya PUBG? Implementasinya pasti tidak mudah,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya peran sekolah dan orang tua dalam pencegahan.

“Sekolah dan orang tua harus mampu mencegah bullying. Pembinaan yang signifikan di lingkungan sekolah mungkin justru lebih efektif dibanding hanya membatasi akses game,” pungkas Viza.

Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini