Wacana pilkada dipilih oleh DPRD kembali menguat setelah pertemuan sejumlah elite partai politik nasional di kediaman Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia pada akhir Desember 2025.
Baca JUga:Â KPK Tangkap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Kader PDI Perjuangan
Gagasan ini sebelumnya disampaikan Bahlil dalam perayaan HUT ke-61 Partai Golkar dan mendapat respons dari sejumlah partai politik.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono menyatakan partainya mendukung wacana tersebut sebagai salah satu opsi untuk menekan tingginya biaya pilkada.
Ia mengungkapkan bahwa dana hibah dari APBD untuk pilkada terus mengalami lonjakan signifikan, dari hampir Rp7 triliun pada 2015 menjadi lebih dari Rp37 triliun pada 2024.
Meski demikian, KPK menegaskan bahwa perubahan mekanisme pilkada harus disertai desain pengawasan yang kuat, transparan, dan akuntabel agar tidak menciptakan ruang baru bagi praktik korupsi di tingkat daerah.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI


