Identitas 15 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Seluruhnya Perempuan

TAJUKNASIONAL.COM Otoritas terkait telah mengumumkan identitas 15 korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kereta api di emplasemen Stasiun Bekasi Timur.

Seluruh korban dipastikan berjenis kelamin perempuan.

Proses evakuasi dilakukan ke empat rumah sakit berbeda untuk mempercepat penanganan, identifikasi, serta penyerahan jenazah kepada keluarga.

Sebanyak 10 jenazah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sementara lima korban lainnya dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi, Rumah Sakit Bella Bekasi, dan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur.

Pihak rumah sakit bersama tim identifikasi telah merilis nama-nama korban setelah proses verifikasi selesai dilakukan.

Data ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh keluarga mendapatkan kepastian mengenai anggota keluarganya yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.

Adapun 10 korban yang berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati yakni Tutik Anitasari (31), warga Cikarang Barat, Bekasi; Harum Anjasari (27), asal Cipayung, Jakarta Timur; Nur Alimantun Citra Lestari (19), dari Pasar Jambi; Farida Utami (50), warga Cibitung, Bekasi; Vica Acnia Pratiwi (23), asal Cikarang Barat; Ida Nuraida (48), warga Cibitung, Bekasi; Gita Septia Wardany (20), dari Cibitung, Bekasi; Fatmawati Rahmayani (29), warga Bekasi Selatan; Arinjani Novita Sari (25), dari Tambun Selatan, Bekasi; serta Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), warga Tambun Selatan, Bekasi.

Sementara tiga korban yang berada di RSUD Kota Bekasi masing-masing bernama Nuryati, Nurlaela, dan Enggar Retno Krisjayanti.

Satu korban lainnya berada di Rumah Sakit Bella Bekasi atas nama Ristuti Tustirahato. Sedangkan satu korban di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur teridentifikasi bernama Adelia Rifani.

Pemerintah bersama seluruh instansi terkait terus melakukan penanganan lanjutan, termasuk pendampingan kepada keluarga korban, perawatan bagi korban luka, serta investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab kecelakaan dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca dan ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini