Harta Kekayaan Bupati Ponorogo Kader PDIP Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Menjabat

Namun, belum genap setahun memimpin, Sugiri justru terjerat kasus dugaan korupsi yang mencoreng citra PDI Perjuangan di tingkat daerah.

Kasus ini semakin menegaskan tantangan serius partai tersebut dalam menegakkan komitmen antikorupsi di tubuh kadernya.

Baca Juga: Bupati Ponorogo dari PDI Perjuangan, Sugiri Sancoko, Terjaring OTT KPK Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan

Profil dan Latar Belakang Sugiri Sancoko

Lahir di Ponorogo, 26 Februari 1971, Sugiri menempuh pendidikan dari SD Negeri Gelangkulon hingga meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Dr. Soetomo Surabaya.

Ia memulai karier politik sebagai anggota DPRD Jawa Timur dari Partai Demokrat periode 2009–2014, kemudian pindah haluan ke PDI Perjuangan dan berhasil meniti karier hingga menjadi Bupati Ponorogo.

Sugiri sempat kalah dalam Pilkada 2015, namun bangkit kembali di Pilkada 2020 dan sukses merebut kursi bupati.

Kemenangan keduanya pada 2024 mempertegas dominasi politiknya di Ponorogo — sebelum akhirnya namanya terseret kasus dugaan jual beli jabatan yang kini diselidiki KPK.

Baca Juga: KPK Bidik Jejak Baru di Korupsi Rp 100,7 Miliar: Sosok Agung Kusumawardhana Disorot

Harta Kekayaan Capai Rp 6,3 Miliar

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK per 31 Maret 2025, Sugiri tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp6,35 miliar.

Harta itu terdiri dari 9 aset tanah dan bangunan senilai Rp5,7 miliar, dua kendaraan pribadi senilai Rp153 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp204 juta.

Meski bergelimang aset, KPK menduga Sugiri masih mencari keuntungan lewat praktik gratifikasi jabatan.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini