Senin, 16 Februari, 2026

Dinamika Politik Bandung Memanas, Kader PSI Tinggalkan Partai, PDIP Sambut dengan Jaket Merah

TAJUKNASIONAL.COM Ratusan kader PSI di Bandung beralih ke PDIP dalam prosesi penyerahan mawar putih. Perpindahan dipimpin eks Wakil Ketua PSI Kota Bandung Alexander J. Ricky dan disambut pengurus PDIP. Peristiwa ini menjadi sinyal negatif bagi konsolidasi PSI di daerah.

Pergerakan kader lintas partai bukan hal baru dalam politik lokal. Namun ketika perpindahan terjadi secara berkelompok bahkan membawa simbol yang selama ini melekat pada identitas partai—pesannya menjadi lebih tajam.

Di Bandung, sinyal itu mengarah jelas PSI sedang menghadapi pukulan konsolidasi, dan dampaknya terlihat di level akar rumput.

Ratusan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di wilayah Bandung dilaporkan resmi beralih ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam sebuah prosesi singkat pada Jumat, 13 Februari 2026.

Baca Juga: Jadi Saksi, Ahok Minta Jaksa Periksa Jokowi dalam Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina

Peralihan itu ditandai dengan penyerahan mawar putih, simbol yang selama ini identik dengan PSI, sebagai penanda “pindah gerbong” ke rumah politik baru.

Rombongan disebut dipimpin oleh mantan Wakil Ketua PSI Kota Bandung, Alexander J. Ricky.

Prosesi berlangsung di kantor PDIP di Bandung, dan disambut jajaran pengurus partai.

Dalam momen penerimaan, Ricky juga dipakaikan jaket PDIP di hadapan para kader sebuah gestur yang menegaskan bahwa perpindahan ini bukan sekadar wacana, tetapi telah masuk tahap formal organisasi.

Dari sisi narasi, keputusan itu disampaikan sebagai hasil pembacaan situasi politik terkini.

Ricky menilai arah perjuangan yang ingin ditempuh lebih “nyambung” jika berada di PDIP.

“Situasi politik terus bergerak. Kami melihat PDIP bisa menjadi rumah bersama yang sesuai dengan pandangan dan harapan kami,” ujar Ricky, sebagaimana dikutip laporan setempat.

Ia juga menegaskan perpindahan ini bukan soal mengejar jabatan, melainkan tetap ingin berkontribusi bagi masyarakat lewat wadah yang dianggap selaras.

Namun, di luar alasan normatif tersebut, perpindahan massal tetap menyisakan satu bacaan politik yang sulit dibantah PSI kehilangan basis kadernya di Bandung, dan itu memberi kesan negatif tentang soliditas internal partai di daerah.

Baca Juga: Kiai Muda NU Desak PBNU Pecat Pengurus yang Jadi Tersangka Korupsi

Laporan yang sama menyebut jumlah kader yang bergeser mencapai sekitar 150 orang dari Kota dan Kabupaten Bandung.

Ricky juga menyampaikan ini baru gelombang awal, sementara simpatisan dan pengurus lain termasuk eks caleg diklaim bakal menyusul setelah administrasi rampung.

Di sisi lain, PDIP menyatakan terbuka bagi siapa pun yang bergabung dan akan memfasilitasi kebutuhan organisasi, mulai dari penerbitan kartu anggota hingga penempatan kerja-kerja struktural seperti saksi, bantuan hukum, dan bidang ekonomi kreatif.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini