P-8A Poseidon dikembangkan untuk menggantikan peran P-3C Orion yang sudah termakan usia.
Dan dianggap tak lagi kompetibel untuk peran intai modern.
Hanya negara-negara sekutu Amerika Serikat yang memiliki kedekatan lebih saja yang mendapatkan atau bisa mengakuisi P-8A Poseidon.
Baca Juga:Â Amerika Vs Eropa di Ambang Perang Dagang Imbas Isu Greenland, Ancaman Tarif Donald Trump Berbalas
Seperti Inggris yang punay 9 unit, Australia 12 unit, dan Korea Selatan 9 unit.
Dengan teknologi canggih macam radar APY-10, P-8A Poseidon bisa melakukan misi pemetaan dengan resolusi tinggi!
P-8A Poseidon juga dibekali sistem sensor akustik, termasuk sonobuoy pasif dan multistatis.
Ada pula menara elektro-optik/IR, dan tindakan dukungan elektronik.
Peralatan ini memungkinkan Poseidon untuk mencari dan melacak di area yang luas saat sudah terbang tinggi di udara.
Kemampuan itu membuat Singapura punya efek deter yang besar saat ini.
Baca Juga:Â Konflik Memanas: Iran Tutup Langit, Amerika Serikat Siapkan Gugus Tempur
Termasuk jika hendak ‘mengintai’wilayah Indonesia dan Malaysia yang jadi Jiran dari negara pulau bernama kuno Tumasik ini. (*)


