Rabu, 14 Januari, 2026

Libur Natal Dongkrak Pendapatan Avatar: Fire and Ash

Hingga kini, Avatar: Fire and Ash telah mengumpulkan US$153 juta (Rp2,5 triliun) dari pasar domestik Amerika Serikat dan US$544 juta (Rp9,1 triliun) secara global.

Secara cerita, film ini melanjutkan kisah Jake Sully dan Neytiri yang kembali dihadapkan pada ancaman baru di Pandora. Konflik tak lagi hanya datang dari manusia, tetapi juga muncul dari perpecahan internal di antara klan Na’vi.

Kemunculan klan api yang dikenal sebagai Ash People—kelompok Na’vi yang keras dan agresif—memicu ketegangan besar dan mengancam keseimbangan alam Pandora. Jake bersama keluarganya harus menjelajahi wilayah ekstrem dengan lanskap vulkanik yang berbahaya demi mengungkap akar konflik tersebut.

Baca juga: Debut Horor Pertama, Hamish Daud Comeback Lewat Film Malam 3 Yasinan

Di tengah situasi genting, Neytiri berjuang menghadapi trauma masa lalu, sementara anak-anak mereka mulai mempertanyakan jati diri dan peran masing-masing di tengah perang yang semakin rumit.

Pada saat yang sama, manusia kembali mencoba memanfaatkan konflik antarklan demi kepentingan mereka sendiri.

Ketika api amarah dan abu kehancuran menyelimuti Pandora, Jake dihadapkan pada pilihan sulit: melindungi keluarganya atau berupaya menyatukan dunia yang kian terpecah. Avatar: Fire and Ash mengangkat tema kehilangan, balas dendam, serta dampak panjang dari kekerasan yang tak terkendali.

Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini