Wujudkan Kesejahteraan, Mentrans Ajak Mahasiswa jadi Penggerak Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Dalam program ini, sebanyak 2.000 peneliti yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan guru besar dari tujuh perguruan tinggi dilibatkan untuk melakukan riset serta pemetaan potensi ekonomi daerah.

Iftitah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha agar industrialisasi di kawasan transmigrasi dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat lokal.

Menurutnya, pembangunan harus bersifat inklusif agar masyarakat setempat tidak menjadi korban, melainkan penerima manfaat utama.

Ia menyebutkan empat kawasan prioritas pengembangan, yakni Barelang di Kepulauan Riau, Salor di Papua Selatan, Selaparang di NTB, serta Kalukku di Sulawesi Barat.

Transformasi transmigrasi ini ditargetkan turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di atas delapan persen.

Rektor Undip Suharnomo menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan tersebut.

Baca juga: Kembangkan Kawasan Transmigrasi, Kementrans Tindaklanjuti Minat Investor Wuhan untuk Bangun Desa

Ia menegaskan Undip siap berkolaborasi melalui riset dan pendampingan masyarakat untuk mewujudkan kawasan transmigrasi sebagai pusat ekonomi baru yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Baca Juga:  [BERITA UTAMA] Kronologi Kecelakaan Kapal KM Virgo Transport 8, Kepala Basarnas Mohammad Syafi’i Sampaikan Laporan ke Presiden Prabowo Subianto