TAJUKNASIONAL.COM Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menanggapi usulan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, terkait kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi 7 persen.
Herman menilai, ambang batas tetap dibutuhkan untuk menyederhanakan sistem kepartaian sekaligus menjaga stabilitas pemerintahan.
“Saya berpendapat ambang batas parlemen penting untuk penyederhanaan partai dan stabilitas,” ujar Herman kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).
Meski demikian, ia menegaskan Demokrat belum mengambil sikap final mengenai besaran angka yang ideal.
Menurutnya, setiap partai memiliki pertimbangan dan argumentasi masing-masing dalam mengusulkan persentase ambang batas.
Herman juga mengingatkan bahwa pembahasan ambang batas tidak bisa dilepaskan dari putusan Mahkamah Konstitusi, khususnya Putusan Nomor 116/PUU-XXI/2023 yang berkaitan dengan ketentuan parliamentary threshold dalam Undang-Undang Pemilu.
Karena itu, kajian mendalam dinilai perlu sebelum menentukan sikap resmi partai.
Sebelumnya, Surya Paloh menyatakan partainya konsisten mendorong ambang batas parlemen dinaikkan menjadi 7 persen.
Baca juga: Jangan Ditutupi, Demokrat Desak Kapolri Transparan soal Dugaan Polisi Terlibat Narkoba
Ia menilai angka tersebut lebih efektif dalam mendorong sistem multipartai yang lebih terseleksi.
