TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersiap meningkatkan skala Program Gratispol Pendidikan pada tahun 2026 dengan lonjakan kuota dan anggaran yang signifikan.
Program beasiswa unggulan daerah tersebut ditargetkan menjangkau 159.006 mahasiswa, meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang berada di angka 32.000 penerima.
Untuk mendukung perluasan tersebut, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,37 triliun.
Nilai ini melonjak drastis sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat akses dan kualitas pendidikan tinggi bagi masyarakat Benua Etam.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa Program Gratispol Pendidikan tidak hanya menyasar mahasiswa secara umum, tetapi juga memberikan perhatian khusus kepada tenaga pendidik.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari para guru dan dosen.
“Tenaga pendidik menjadi prioritas kami. Jika kualitas guru meningkat, maka kualitas peserta didik juga akan ikut terangkat,” ujar Rudy dalam keterangan resminya, Selasa (10/2/2026).
Meski demikian, Rudy tidak menutup mata terhadap berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan program sepanjang 2025.
Baca juga: Mau Kuliah ke Amerika? Beasiswa Garuda 2026 Segera Dibuka, Ini Syaratnya!
Ia mengakui bahwa sebagai program yang masih relatif baru, Gratispol Pendidikan masih menghadapi sejumlah persoalan teknis dan administratif.


