Selasa, 13 Januari, 2026

Lakukan Evaluasi Selama 10 Tahun Terakhir, Ini Penjelasan Partai Demokrat Terkait Sistem Pilkada ke Depan!

TAJUKNASIONAL.COM Partai Demokrat menegaskan sikapnya untuk mengikuti Presiden Prabowo Subianto dalam penentuan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) ke depan, namun hal ini bukan berarti partai tersebut berbalik arah.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf, menekankan bahwa politik bersifat dinamis dan setiap periode memiliki momentum serta tantangan berbeda.

“Tidak bisa dibilang berbalik pikiran ya, tetapi politik itu dinamis, tiap periode punya masanya,” kata Dede Yusuf kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).

Ia menambahkan, Indonesia telah melaksanakan pilkada langsung selama sepuluh tahun terakhir, namun hal itu belum sepenuhnya berbanding lurus dengan peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Dede Yusuf menyoroti tingginya biaya politik sebagai salah satu masalah utama pilkada langsung.

Menurutnya, mahalnya biaya penyelenggaraan pilkada dan praktik politik uang kerap memicu kepala daerah berurusan dengan hukum.

Baca juga: Ribuan Warga Terjebak Banjir di Banjar, Demokrat Minta Pemerintah Segera Salurkan Bantuan hingga ke Pelosok

“Kita harus mulai melihat bahwa penyelenggaraan pilkada secara undang-undang itu harus dilakukan secara demokratis. Demokratis itu bisa terbuka secara langsung, bisa juga tertutup, artinya dipilih oleh DPRD karena itu bagian dari perwakilan,” jelasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini