TAJUKNASIONAL.COM Indonesia mencatatkan tonggak sejarah penting di kancah diplomasi internasional dengan resmi menjabat sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2026.
Penetapan tersebut bertepatan dengan peringatan 20 tahun berdirinya Dewan HAM PBB, yang dibentuk pada 2006 sebagai bagian dari reformasi sistem HAM global.
Penunjukan Indonesia dilakukan secara resmi dalam pertemuan Dewan HAM PBB pada 8 Januari 2026 di Jenewa, bersamaan dengan pelaksanaan organizational meeting pertama Dewan HAM PBB tahun ini.
Indonesia terpilih setelah memperoleh dukungan dari negara-negara anggota Asia-Pacific Group (APG) melalui mekanisme pemilihan di tingkat kawasan.
Baca juga:Â Didesak PBB, Penanganan HAM saat Demonstrasi Tetap Ikuti Hukum Indonesia
Sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia mengemban sejumlah tugas strategis, antara lain memimpin seluruh rapat Dewan, mengelola komunikasi resmi dengan misi tetap dan negara anggota, serta membangun kepercayaan dan kesadaran global terhadap peran Dewan HAM melalui diplomasi dan pendekatan inklusif.


