Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tujuh poin dengan selisih gol +9 sehingga jumlah gol menjadi penentu.
Herdman mengungkapkan dirinya sempat memberi tahu pemain bahwa Indonesia masih membutuhkan satu gol tambahan.
Elkan Baggott bahkan awalnya mengira informasi tersebut merupakan bagian dari strategi.
“Dia mengira itu sebuah trik atau taktik. Sampai Emil dengan jelas mengatakan kepadanya, ‘Elkan, kita butuh satu gol lagi’,” tutur Herdman.
Indonesia akhirnya mencetak dua gol tambahan melalui Kevin Diks dan Mitchell Baker pada masa injury time. Kemenangan 9-2 membuat Indonesia mengoleksi 11 gol, unggul dua gol dari Malaysia.
Herdman menyebut pertandingan tersebut sebagai laga yang tidak biasa.
“Ini adalah pertandingan paling gila yang pernah saya jalani,” ucapnya.
Hasil itu membawa Indonesia menjadi juara Grup A dan melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Malaysia finis sebagai runner-up dan dijadwalkan menjalani pertandingan perebutan tempat ketiga.
Baca juga: Tepat 4 Tahun Berlalu, John Herdman Minta Timnas Indonesia Hormati Korban Tragedi Kanjuruhan
Keberhasilan Indonesia ke final juga menjadi momentum bagi Herdman setelah sebelumnya mendapat tekanan dari sebagian suporter menyusul hasil imbang 0-0 melawan Malaysia.
