Menurut dia, kemudahan bersembunyi di balik akun media sosial tidak menghilangkan dampak psikologis yang ditimbulkan.
“Sangat mudah mengirimkan hinaan sambil bersembunyi di balik keyboard atau telepon. Tetapi secara mental, itu menyakitkan,” ujar Herdman.
Herdman kemudian mengungkap bahwa serangan yang diterima pemain telah mencapai tahap yang lebih serius.
“Anak-anak kami mendapatkan ancaman pembunuhan. Itu menyakitkan,” katanya.
Ia pun mengajak publik untuk mengingat bahwa para pemain merupakan manusia yang juga dapat terdampak oleh tekanan dan serangan di dunia maya.
“Kita harus lebih baik dari ini. Kita harus lebih baik dari ini. Kita semua manusia,” ucap Herdman.
Baca juga: Live Score Hasil Timnas Indonesia vs Bangladesh, Langkah Garuda Menuju Final FIFA ASEAN Cup 2026
Setelah memastikan tiket final, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Thailand di SUGBK, Jakarta, pada Senin (5/10/2026). Laga tersebut menjadi pertandingan terakhir Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
