Ia menilai momentum ini menjadi titik penting untuk memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.
Sepanjang 2025, Kementerian Ekonomi Kreatif juga mencatat penguatan kelembagaan dengan bertambahnya puluhan daerah yang membentuk dinas atau komite ekraf, serta terjalinnya kerja sama strategis nasional dan internasional.
Berbagai program unggulan seperti Desa Kreatif, Tekoteh, Emak-Emak Matic, hingga Wonder Voice of Indonesia disebut berhasil memperkuat rantai nilai dari hulu ke hilir.
Wakil Menteri Ekraf Irene Umar menambahkan, produk kreatif Indonesia kini semakin diakui dunia.
Pemerintah, kata dia, hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga fasilitator yang membuka akses pasar global.
Ke depan, pemerintah telah menyiapkan program strategis ekonomi kreatif 2026 yang berfokus pada investasi, ekspor, tenaga kerja, dan pertumbuhan PDB.
Baca juga:Â Bersaing di Tingkat Global, Menekraf Paparkan 3 Modal Utama Ekonomi Kreatif jadi Penggerak Pertumbuhan Baru
Sinergi lintas kementerian juga diperkuat untuk memastikan ekonomi kreatif menjadi bagian integral dari pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.


