DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, PSSI Bidik Ranking FIFA Indonesia Masuk 50 Besar

TAJUKNASIONAL.COM Komisi XIII DPR RI menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan Indonesia kepada dua pesepak bola keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker.

Persetujuan tersebut menjadi langkah penting dalam proses naturalisasi keduanya untuk memperkuat Timnas Indonesia pada berbagai agenda internasional mendatang.

Keputusan itu diambil dalam rapat kerja yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Rapat tersebut dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, perwakilan Kementerian Hukum, serta Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji.

Dalam forum tersebut, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum menjelaskan bahwa proses naturalisasi telah dilakukan melalui tahapan yang sesuai ketentuan dan dilakukan secara transparan.

Pemerintah juga memaparkan latar belakang keturunan Indonesia yang dimiliki kedua pemain tersebut.

Mitchell Baker diketahui merupakan seorang penyerang kelahiran Australia yang memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya.

Kakek dan neneknya disebut berasal dari Yogyakarta dan Semarang, sehingga memenuhi syarat untuk mengajukan perpindahan kewarganegaraan.

Sementara itu, Luke Vickery merupakan pemain sayap yang lahir di Hawaii, Amerika Serikat.

Ia memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Saat ini, Vickery tercatat memperkuat Macarthur FC yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Australia.

Baca juga: DPR Restui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Timnas Indonesia Dapat Amunisi Baru

Ketua BTN PSSI Sumardji menegaskan bahwa upaya naturalisasi kedua pemain tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang federasi untuk meningkatkan kualitas skuad Garuda.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini