Kementerian Ekraf saat ini tidak hanya fokus pada subsektor tradisional seperti fesyen, kuliner, musik, dan film, tetapi juga kreativitas digital dan teknologi.
Untuk itu, dibentuk Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi untuk mendorong inovasi dan memperkuat industri keamanan siber nasional.
Menteri Ekraf menyoroti keberhasilan startup Indonesia, Peris.AI, yang terpilih sebagai salah satu dari 100 global startups di final Entrepreneurship World Cup di Dubai dan pemenang kategori startup dalam ASEAN Business Awards (ABA) 2025.
“Mari kita jadikan NCC 2025 sebagai momentum memperkuat ketahanan digital nasional. Di balik setiap inovasi besar, selalu ada rasa aman yang menjaganya,” ujarnya.
Acara ini turut dihadiri Kepala BSSN RI Nugroho Sulistyo Budi, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Addin Jauharudin, Ketua ADIGSI Firlie Ganinduto, Ketua APTIKNAS Soegiharto Santoso, dan CEO PT Naganaya Indonesia Aditya Adiguna.
Baca juga: Kementerian Ekraf Dukung Film Animasi Garuda di Dadaku, Dorong Kebangkitan Industri Animasi Nasional
Menteri Ekraf didampingi Direktur Jasa TIK Abdul Malik, Direktur Teknologi Digital Baru Dandy Yudha Feryawan, serta Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis Rian Firmansyah.
