BPBD Jakarta Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca, 800 Kilogram CaO Disebar di Langit

“Semua sudah dianalisis oleh tim OMC dan upaya ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan awan hujan agar turun lebih awal di wilayah yang telah ditentukan,” jelasnya.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan berlangsung hingga 24 Januari 2026.

Hujan sangat lebat bahkan ekstrem diprediksi terjadi pada 22–23 Januari, sementara hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi berlanjut pada 24 Januari.

Kondisi cuaca tersebut dinilai dapat memicu dampak hidrometeorologi, seperti genangan air hingga banjir di sejumlah wilayah Jakarta.

Oleh karena itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan kawasan dengan sistem drainase terbatas.

Baca juga: BPBD Catat 42 RT di Jakarta Dilanda Banjir, Ini Lokasinya!

Masyarakat juga diminta menyiapkan langkah antisipasi, seperti membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah serta menyiapkan tas siaga bencana guna menghadapi kemungkinan terburuk.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini