Ia mengapresiasi Demokrat yang dinilai tetap menjalankan proses demokrasi ketika berada di luar pemerintahan.
“Partai Demokrat pernah menang, pernah tidak menang. Pernah di puncak, pernah di pemerintahan. Tapi waktu tidak berkuasa, Partai Demokrat tidak caci maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar,” tutur Prabowo.
Prabowo kemudian mengingat pengalaman dirinya yang beberapa kali gagal memenangkan pemilihan presiden sebelum akhirnya mendapat mandat rakyat.
“Saya waktu empat kali tidak menang, saya pun terima. Ya sudah, kita maju lagi,” ucapnya.
Ia menilai pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses demokrasi yang harus diterima dengan sikap dewasa.
Persaingan politik, menurut Prabowo, semestinya tetap diarahkan untuk kepentingan rakyat dan bangsa.
“Ini yang harus kita pegang,” tegas Prabowo.
Presiden juga mengapresiasi dukungan Partai Demokrat dalam kontestasi politik 2019 dan 2024. Ia menilai dukungan tersebut menunjukkan adanya kesamaan cita-cita dan prinsip dalam membangun Indonesia.
