Pemerintah menilai subsektor fesyen kini menjadi motor utama ekonomi kreatif nasional, menciptakan lapangan kerja sekaligus kontribusi signifikan terhadap PDB.
“Kami akan terus memperkuat ekosistem fesyen nasional melalui pelatihan, pembiayaan, dan promosi ekspor. Jakarta Fashion Week adalah bukti bahwa fesyen bukan hanya gaya hidup, tetapi kekuatan ekonomi dan identitas budaya bangsa,” tegas Riefky.
Gubernur Pramono menambahkan, industri fesyen menjadi salah satu subsektor kreatif dengan pertumbuhan nilai tambah 7,30 persen pada 2024.
Dengan posisi Jakarta sebagai Fashion Hub of Southeast Asia, ia berharap kolaborasi lintas negara dapat menciptakan multiplier effect ekonomi yang memperkuat posisi Indonesia di kancah global.
Baca juga: Kementerian Ekraf dan Pemkab Malang Lakukan Kolaborasi Pengembangan Sektor Ekonomi Kreatif
JFW 2026 mengusung tema “Legacy of Style” dan berlangsung pada 27 Oktober–2 November 2025, menandai perayaan kreativitas dan warisan mode ASEAN yang semakin berpengaruh di dunia.
