PKB Heran Jokowi Dorong Prabowo-Gibran Dua Periode, Sebut Terlalu Dini

TAJUKNASIONAL.COM Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyoroti pernyataan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang disebut mengarahkan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua periode.

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mengaku heran dengan munculnya wacana tersebut di tengah fokus pemerintah yang saat ini masih menjalankan berbagai program prioritas hasil Pemilu 2024.

Menurut Jazilul, pembahasan mengenai dukungan dua periode bagi pemerintahan Prabowo-Gibran masih terlalu dini dan belum menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Ia bahkan menyebut langkah politik tersebut sebagai sesuatu yang berlebihan atau “kemajon”.

“Kalau berpikir dua periode saya pikir kemajon,” kata Jazilul kepada wartawan di Kompleks DPR/MPR, Senin (22/6/2026).

Jazilul menilai perhatian pemerintah saat ini seharusnya diarahkan pada penyelesaian program kerja dan janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat saat Pilpres 2024.

Baca Juga: PSI Soroti PDIP dalam Polemik Ijazah Jokowi, Ajak Fokus pada Isu Rakyat

Menurutnya, publik lebih membutuhkan realisasi program dibandingkan pembahasan mengenai kontestasi politik yang masih jauh di depan.

Ia mempertanyakan alasan munculnya wacana dukungan dua periode yang dinilai tidak memiliki urgensi di tengah berbagai tantangan pembangunan yang masih harus diselesaikan pemerintah.

“Enggak ada angin enggak ada hujan bicara soal dua periode saya enggak ngerti. Pemerintah dan masyarakat hari ini ingin periode yang sedang berjalan ini semua tuntas apa yang menjadi program dan janji-janji kampanye,” ujarnya.

PKB juga mengingatkan bahwa pembahasan politik jangka panjang berpotensi mengganggu konsentrasi pemerintah dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.

Fokus utama saat ini, menurut Jazilul, adalah memastikan berbagai program prioritas berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pernyataan Jazilul muncul setelah adanya informasi bahwa Jokowi mengarahkan kader PSI untuk mendukung keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PSI, Bestari Barus.

Menurut Bestari, arahan Jokowi bertujuan menjaga stabilitas politik sekaligus menghindari munculnya spekulasi mengenai “matahari kembar” dalam pemerintahan.

Dukungan terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran dinilai sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kesinambungan program pembangunan.

Baca Juga: Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Kelanjutan Kasus Ijazah Jokowi

Meski demikian, pandangan tersebut memunculkan beragam respons dari kalangan politik.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini