TAJUKNASIONAL.COM Kasus penyanderaan kembali menimpa warga negara Indonesia yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di perairan internasional.
Kali ini, empat WNI yang bertugas di kapal tanker MT Honor 25 dilaporkan menjadi korban pembajakan oleh perompak di wilayah Somalia.
Menanggapi peristiwa tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyampaikan keprihatinan mendalam.
Ia menegaskan bahwa insiden ini bukan yang pertama terjadi pada tahun 2026. Sebelumnya, kasus serupa juga menimpa WNI yang bekerja sebagai ABK di perairan Gabon pada Januari lalu.
Anton menilai berulangnya kejadian ini harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap WNI di luar negeri merupakan amanat konstitusi yang wajib diprioritaskan.
Ia pun mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah cepat dan tegas guna membebaskan para sandera dalam kondisi selamat.
Menurutnya, setiap WNI yang bekerja di luar negeri berhak mendapatkan perlindungan maksimal dari negara.
Baca juga: Mengaku Gabung Partai Demokrat Usai Bertemu AHY, Ini Profil Singkat Aldi Taher
Dalam upaya penyelamatan, Anton mendorong keterlibatan berbagai lembaga terkait secara terkoordinasi, termasuk Kementerian Luar Negeri, TNI, serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
