Menteri Iftitah Dorong Revitalisasi Kawasan Transmigrasi, Konflik Lahan Jadi PR Utama

TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah terus memperkuat pengembangan kawasan transmigrasi sebagai upaya pemerataan penduduk dan peningkatan ekonomi daerah.

Namun, berbagai persoalan lama masih membayangi, mulai dari konflik lahan garapan hingga minimnya infrastruktur dasar.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengatakan pekerjaan rumah untuk membenahi kawasan transmigrasi masih sangat besar.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pameran “Transmigrasi Patriot” di Kampus Institut Teknologi Bandung, Senin (23/2).

Menurut Iftitah, salah satu persoalan mendesak adalah konflik lahan yang kerap muncul akibat ketidakjelasan status maupun potensi wilayah.

Ia mencontohkan sejumlah kawasan di Kalimantan yang awalnya dibuka untuk pertanian, tetapi belakangan diketahui memiliki kandungan batu bara.

Kondisi tersebut memicu persoalan baru karena lahan yang tidak produktif untuk pertanian akhirnya beralih fungsi dan menimbulkan konflik.

“Revitalisasi harus segera dilakukan, terutama terkait lahan. Kalau hanya meratapi masalah, tidak akan pernah selesai,” ujarnya.

Selain konflik agraria, infrastruktur dasar seperti jalan dan akses air bersih juga menjadi tantangan.

Baca juga: Fokus pada Lapangan Kerja dan Kesejahteraan Warga, Kementrans Perkuat Pengembangan Kawasan Transmigrasi Rempang

Minimnya fasilitas penunjang membuat sebagian masyarakat menilai kawasan transmigrasi kurang menarik untuk ditempati.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini