Kamis, 5 Februari, 2026

Kasus Ijazah Jokowi, Pihak Roy Suryo Tolak Usulan Mediasi dari Tim Reformasi Polri

TAJUKNASIONAL.COM Tiga tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu—Roy Suryo, Tifauziah Tyassuma (dr Tifa), dan Rismon Hasiholan Sianipar—secara tegas menolak usulan mediasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penolakan tersebut disampaikan kuasa hukum mereka, Ahmad Khozinudin, yang menilai bahwa perkara ini merupakan tindak pidana dan tidak layak diselesaikan secara damai.

Dalam pernyataan kepada wartawan, Kamis (20/11), Ahmad menegaskan bahwa mediasi tidak relevan dalam kasus yang menurut mereka menyangkut dugaan pelanggaran hukum serius.

“Kliennya menilai apa yang dilakukan Jokowi merupakan perbuatan pidana sehingga tidak pantas untuk diselesaikan lewat mediasi,” ujar Ahmad.

Ahmad juga menolak jika Komisi Percepatan Reformasi Polri turut melakukan intervensi untuk mendorong mediasi.

Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi, Mahfud MD Ingatkan Proses Pembuktian di Pengadilan Oleh Hakim, Bukan Polisi

Ia menegaskan bahwa perkara ini harus berjalan murni sebagai proses hukum.

“Ini adalah kasus hukum dan tidak boleh ada intervensi institusi apapun yang mengubah kasus hukum ini menjadi kasus hukum ini menjadi kasus politik,” katanya.

Sorotan terhadap Penanganan Penyidik

Kuasa hukum Roy Suryo Cs turut meminta Komisi Percepatan Reformasi Polri mengevaluasi kinerja penyidik yang dianggap tidak profesional dan cenderung mengarah pada kriminalisasi.

Ia menyoroti ketidakseimbangan penanganan antara laporan masyarakat dan laporan yang dibuat Presiden.

Ahmad mencontohkan bahwa laporan mengenai dugaan ijazah palsu Jokowi yang diajukan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) ke Bareskrim Polri justru dihentikan.

Sementara laporan Jokowi di Polda Metro Jaya terus berlanjut hingga menjadikan kliennya tersangka.

“Jadi tidak boleh bersikap tidak adil, di kasus Jokowi dilanjutkan, sementara laporan masyarakat yang terkait aduan ijazah palsu dihentikan,” tuturnya.

Baca Juga: Profil Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan Era Jokowi Hingga Prabowo

Keraguan atas Efektivitas Mediasi

Ahmad juga menyampaikan keraguannya bahwa mediasi yang diusulkan benar-benar dapat terlaksana.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini