TAJUKNASIONAL.COM Bulgaria dipastikan menjadi salah satu lawan Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada jeda internasional Maret dan April.
Turnamen mini berformat laga persahabatan ini menempatkan Indonesia sebagai tuan rumah, sekaligus mempertemukan Garuda dengan lawan dari konfederasi berbeda.
Ada empat peserta yang disebut akan ambil bagian dalam FIFA Series 2026 di Indonesia, yakni Indonesia, Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), serta St. Kitts and Nevis (CONCACAF).
Sejumlah laporan media menyebut agenda FIFA Series berlangsung pada rentang FIFA Matchday 23–31 Maret 2026, meski detail jadwal resmi masih menunggu rilis final dari FIFA dan federasi terkait.
Di atas kertas, Bulgaria menjadi lawan paling berat. Tim berjuluk The Lions itu disebut menempati ranking FIFA terbaik di antara calon peserta lain, berada di kisaran peringkat 87–88 dunia.
Baca Juga: Ranking FIFA Januari 2026: Maroko di Atas Jerman, Timnas Indonesia Belum Naik
Jaraknya cukup jauh dibanding Indonesia yang ada di peringkat 122, sementara Kepulauan Solomon dan St. Kitts and Nevis berada di papan bawah.
Catatan pertemuan historis juga belum berpihak kepada Indonesia. Dalam sejarahnya, Timnas Indonesia pernah bertemu Bulgaria dua kali.
Laman 11v11 mencatat pertemuan tahun 1959 berakhir imbang tanpa gol, sedangkan laga uji coba pada 1973 dimenangkan Bulgaria dengan skor telak 4-0.
Artinya, Garuda belum pernah menang saat menghadapi The Lions.
Menariknya, duel era 1959 menyimpan cerita “panas” yang jarang dibahas.
Surat kabar Belanda Twentsche Courant terbitan 24 Januari 1959 melaporkan tur Timnas Bulgaria ke Indonesia dengan headline “Politie bewaakte hotel Bulgaarse voetballers in gevecht in Indonesia” (terjemahan: Polisi Menjaga Hotel, Pemain-pemain Bulgaria Ribut di Indonesia).
Bulgaria kala itu memainkan enam laga persahabatan melawan klub-klub Tanah Air dan puncaknya menghadapi Timnas Indonesia di Jakarta pada 21 Januari.
Baca Juga: Ranking FIFA Lawan Timnas Indonesia di di FIFA Series 2026, Posisi Bulgaria Jadi Sorotan!
Laporan tersebut menyebut empat pertandingan awal berjalan lancar, tetapi dua laga terakhir berujung huru-hara.
Disebutkan, pada laga kelima terjadi keributan antar pemain hingga membuat kapten Bulgaria Spiro Debarski dan seorang pemain Indonesia yang tidak disebutkan namanya sempat tidak sadarkan diri.
Laga pamungkas di Stadion Ikada juga berjalan keras: kiper Bulgaria Nikola Parchanov ditarik keluar karena cedera tangan, sementara beberapa pemain Indonesia mengalami pendarahan di hidung.


