TAJUKNASIONAL.COM Agenda Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Maret 2026 mulai menemukan bentuk yang lebih jelas. Di tengah ekspektasi publik terhadap uji tanding internasional berkualitas, FIFA Series hadir sebagai panggung “tes cepat” yang mempertemukan tim dari konfederasi berbeda dalam satu rangkaian pertandingan.
Bagi Indonesia yang menjadi tuan rumah, turnamen mini ini bukan cuma soal meraih kemenangan, tetapi juga kesempatan menguji kedalaman skuad, ritme permainan, serta respon tim menghadapi gaya bermain lawan yang bervariasi.
PSSI mengonfirmasi Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026. Informasi tersebut disampaikan oleh Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga, yang menyebut kepastian lawan berasal dari FIFA.
“Sepertinya kami akan melawan Saints Kitts and Nevis. Lalu Bulgaria bertemu Kepulauan Solomon. Pemenangnya nanti akan bertemu di final,” kata Arya di kawasan GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).
Baca Juga: Jadwal Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs China, Kesempatan Garuda Asia Bangkit Usai Kalah 0-7
Ia menegaskan, “Iya itu dari FIFA,” sambil menambahkan bahwa PSSI tidak bisa memilih lawan meski Indonesia berstatus tuan rumah.
Turnamen empat negara itu direncanakan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada periode 23–31 Maret 2026, sesuai jendela FIFA Matchday.
FIFA sebelumnya juga telah mengumumkan komposisi grup/seri, termasuk penempatan Indonesia satu seri bersama Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis.
Dengan format semifinal–final yang dipaparkan Arya, laga Indonesia kontra Saint Kitts and Nevis menjadi pintu awal menuju partai puncak.
Di atas kertas, Saint Kitts and Nevis membawa warna berbeda karena berasal dari zona CONCACAF, sementara Bulgaria mewakili UEFA dan Kepulauan Solomon dari OFC kombinasi yang membuat uji coba ini relevan untuk mengukur adaptasi gaya bermain.


