TajukPolitik – Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya keputusan bakal cawapres kepada Prabowo Subianto.
Namun, Herman menilai perlunya sosok pendamping Prabowo Subianto nanti adalah figur yang mampu menambah elektabilitas dan yang memiliki kemampuan kepemimpinan di bidang ekonomi.
Dari salah satu nama yang menguat sebagai bakal cawapres Prabowo, Erick Thohir dinilai sosok yang memiliki kombinasi keduanya.
“Beberapa survei kalau kita liat Pak Prabowo akan lebih tinggi kalau disandingkan dengan Pak Erick Thohir ya dan mungkin publik menganggap Pak Erick relatif berhasil memimpin BUMN, dan punya pengalaman international yang cukup baik dan dengan tentu dengan tidak mengurangi kemampuan kandidat lain,” ujar Herman, Kamis (12/10).
Selain itu, Herman menilai saat ini sisi ekonomi menjadi aspek yang perlu diperhatikan. Hal ini karena masyarakat juga mengharapkan pemimpin mendatang bisa membawa ekonomi Indonesia ke lebih baik.
“Pada intinya, keinginan rakyat sekarang ini kan di aspek ekonomi agar ke depan aspek ekonomi lebih maju, lapangan pekerjaan lebih terbuka kemudian kemiskinan bisa diturunkan, harga harga bahan pokok bisa ditekan. Nah, ini butuh figur yang dari sisi kemampuan ekonomi mampu dan Pak Erick ini punya pengalaman ya,” ujarnya.
Meski demikian, Herman kembali menegaskan Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto terkait cawapresnya nanti.
“Sekali lagi bagi Demokrat sepenuhnya diserahkan kepada Pak Prabowo sebagai capres. Karena Demokrat konsisten menyerahkan cawapres kepada Pak Prabowo,” ujarnya.
Sebelumnya Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menerangkan bahwa saat ini menguat empat nama untuk mendampingi Prabowo Subianto sebagai Cawapres.
Adapun empat nama tersebut yakni Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa, kemudian Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.