TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah terus memperkuat kolaborasi lintas kementerian dalam pengembangan infrastruktur pendidikan pesantren. Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Agama (Kemenag), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang digelar di Gedung Heritage Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Selasa (14/10/2025).
Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dengan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar hadir sebagai saksi.
Kesepakatan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan pesantren berjalan aman, sehat, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Dody menegaskan, Kementerian PU bertindak sebagai mitra teknis dalam memperkuat infrastruktur pesantren di seluruh Indonesia. “Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan seluruh pesantren, sekecil apa pun, mendapat perhatian yang sama dari pemerintah,” ujarnya.
Baca Juga: Menteri PU: Tata Kelola Infrastruktur Berkelanjutan Menuju Indonesia Maju 2045
Kementerian PU juga membuka layanan hotline 158 dan WhatsApp 081510000185 untuk memfasilitasi pendampingan teknis, sertifikasi bangunan, hingga penyusunan dokumen perencanaan di tingkat daerah.
Sebagai bagian dari program, Kementerian PU melakukan assessment keandalan bangunan pesantren di delapan provinsi dengan populasi pesantren terbesar, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Aceh. Sebanyak 80 pesantren menjadi sampel untuk menilai kelayakan dan keamanan bangunan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pembebasan retribusi perizinan bangunan pesantren, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD).
Langkah penting lain adalah pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi bagi santri. “Kami ingin semangat gotong royong di pesantren berkembang menjadi keterampilan konstruksi yang tersertifikasi,” tambah Menteri Dody.
Melalui kerja sama tiga kementerian ini, pemerintah berharap tercipta sinergi antara nilai moral yang dipegang Kemenag, peran eksekusi Pemda, dan dukungan teknis dari Kementerian PU. “Jika ketiganya sejalan, kita bukan hanya membangun gedung, tapi juga menciptakan ruang belajar yang memuliakan manusia,” pungkas Dody Hanggodo.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


