Penguatan sektor pangan juga menopang program strategis nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan dukungan APBN hingga Rp335 triliun. Skema pembayaran di awal dinilai menjaga keberlanjutan produksi, mendorong partisipasi dunia usaha, serta menyalurkan stimulus ekonomi ke daerah.
Untuk 2026, pemerintah mengalokasikan Rp164,4 triliun bagi peningkatan produksi pertanian dan stabilitas stok pangan, serta Rp181,8 triliun untuk pemberdayaan UMKM perdesaan, termasuk penguatan logistik dan Operasi Pasar Merah Putih guna menjaga harga dan inflasi.
Pemerintah juga mewaspadai dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan. Sektor pertanian menyumbang 14,35 persen PDB dan menyerap hampir 29 persen tenaga kerja. Karena itu, pengembangan food estate dan modern farming terus dipercepat.
Selain itu, kebijakan Mandatory Biodiesel B40 disebut mampu menghemat emisi hingga 42 juta ton CO2 dan devisa impor solar USD8 miliar sebagai bagian dari kedaulatan energi berbasis agrikultur.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


