Ia menjelaskan, komoditas yang ditanam merupakan tanaman bernilai ekonomi yang dapat dikelola oleh masyarakat dalam jangka panjang. Selain kakao, kopi, dan kelapa, pemerintah juga mendorong pengembangan komoditas perkebunan lainnya yang sesuai dengan kondisi lahan setempat.
Kegiatan penanaman berlangsung secara simbolis dengan partisipasi langsung Menko Pangan, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para santri. Acara ditutup dengan dialog singkat bersama warga dan peninjauan area lahan yang akan dikembangkan menjadi kebun rakyat.
Zulkifli Hasan menilai kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung agenda pembangunan berbasis kerakyatan. “Kalau kita tanami, banjir berkurang dan ada hasilnya,” katanya.
Kegiatan berjalan tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


