“MBG bukan hanya soal makanan, tetapi juga menumbuhkan kecerdasan dan membangun masa depan anak-anak kita,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan sebagian besar sekolah di Surabaya telah menerima manfaat program MBG. Namun, masih terdapat sejumlah kecil sekolah di wilayah Surabaya Utara yang belum menerima karena menunggu proses verifikasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Secara umum Surabaya sudah menerima MBG, hanya sebagian kecil di Surabaya Utara yang masih menunggu verifikasi,” ujar Aries.
Terkait pelaksanaan MBG selama bulan Ramadan, Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menyesuaikan mekanisme distribusi. Pemerintah daerah, termasuk Dinas Pendidikan Jawa Timur, akan mengikuti kebijakan teknis yang ditetapkan pemerintah pusat.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


