TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah masih melakukan verifikasi mendalam terkait dugaan praktik pemerasan di lembaga pemasyarakatan (lapas) yang diungkap terdakwa Ammar Zoni dalam persidangan.
Yusril mengatakan setiap informasi yang mencuat ke publik, baik melalui media massa maupun media sosial, tidak bisa langsung dijadikan dasar pengambilan keputusan tanpa proses klarifikasi dan pengecekan fakta.
“Setiap laporan kami terima, kami analisis, kami dalami, dan kami cross-check kebenarannya,” kata Yusril saat ditemui di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga: Menko Yusril: Aparat yang Salah Tuduh Pedagang Es Gabus Bisa Ditindak
Ia menyebut banyak informasi yang viral di media sosial kerap berbeda dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Karena itu, pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan kebenaran setiap laporan agar tidak terjadi kesalahan dalam penanganan.


