TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berperan lebih aktif membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang cepat dan tepat sasaran di tengah dinamika global.
Permintaan itu disampaikan Pratikno saat membuka Kick Off Meeting Forum Komunikasi Riset dan Inovasi di Gedung BRIN, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026). Ia menilai pengambilan kebijakan saat ini tidak bisa hanya bertumpu pada persoalan hari ini, melainkan harus mengantisipasi tantangan masa depan.
Baca Juga: Pratikno: Penanganan Banjir DAS Ciliwung Harus Terpadu dari Hulu ke Hilir
“Saya selalu mengatakan, saya ini sudah enggak jelas disiplin ilmu saya apa, tapi studi saya adalah tentang future studies,” ujar Pratikno.
Menurutnya, BRIN perlu menjadi mitra strategis eksekutif dalam membaca arah perubahan. Pemerintah membutuhkan dukungan riset untuk mempercepat proses perumusan kebijakan di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Pratikno mengibaratkan peran BRIN sebagai penunjuk arah agar pemerintah tidak tersesat dalam mengambil keputusan. Ia berharap hasil riset mampu mempersingkat jalur birokrasi tanpa mengorbankan ketepatan kebijakan.
“Jalan yang berliku-liku tolong dibantu dicarikan jalan yang lurus,” kata Pratikno.
Ia menegaskan keterbatasan waktu menuntut lompatan inovasi agar Indonesia mampu bersaing secara global. Karena itu, sinergi riset dan kebijakan dinilai krusial untuk memastikan pembangunan manusia dan kebudayaan berjalan adaptif terhadap perubahan zaman.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


