“Hidup ini adalah anugerah Tuhan yang tidak boleh disia-siakan. Bangsa ini membutuhkan kebersamaan dan kerja kolektif untuk menjadi bangsa yang kuat,” katanya.
Djamari menambahkan, perbedaan tidak boleh menjadi sekat yang melemahkan upaya bersama dalam membangun bangsa. Ia menekankan pentingnya nilai spiritual sebagai fondasi dalam setiap langkah pengabdian.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menyampaikan bahwa perayaan Natal tahun ini mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Menurutnya, penguatan keluarga sejalan dengan agenda pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Keluarga memiliki peran strategis dalam mencegah diskriminasi dan kekerasan, serta memastikan perempuan dan anak memperoleh kesempatan yang setara,” kata Arifah.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


