Cak Imin juga menyoroti dua agenda utama yang perlu segera dilakukan pesantren, yakni adaptasi terhadap metodologi pendidikan baru serta kemampuan mengantisipasi perkembangan sains dan teknologi. Ia menilai kualitas lulusan sangat ditentukan oleh sistem pendidikan yang diterapkan.
“Semakin baik sistem pendidikan yang dibangun, maka semakin kuat pula daya saing lulusan pesantren,” tegasnya.
Lebih lanjut, Cak Imin berharap FPTP dapat berperan sebagai jembatan yang efektif antara pesantren, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendorong transformasi pesantren secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“FPTP diharapkan mampu menggerakkan seluruh pihak agar terlibat aktif dalam transformasi pesantren,” pungkasnya.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


