Minggu, 1 Februari, 2026

Menko Airlangga Dorong Transisi Hijau Jadi Motor Daya Saing Ekonomi

TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah terus mendorong transisi hijau sebagai strategi nasional untuk memperkuat kemandirian bangsa dan meningkatkan daya saing ekonomi, sejalan dengan visi Asta Cita. Upaya ini sekaligus menjadi komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca sesuai target Nationally Determined Contribution (NDC) pada 2030.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, transformasi menuju ekonomi hijau dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni pengembangan energi hijau, penguatan green economy, serta penciptaan green jobs agar transisi berlangsung inklusif dan berkeadilan.

“Ambisi besar ini membutuhkan fondasi ekonomi makro yang kuat agar transisi hijau berjalan berkelanjutan,” ujar Airlangga saat Seminar Nasional Transisi Energi Berkeadilan di Universitas Balikpapan, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga: Natal Bersama Kemenko PMK, Pratikno Tegaskan Keluarga Fondasi Pembangunan

Airlangga memaparkan, kondisi ekonomi nasional saat ini memberikan ruang yang memadai untuk mendorong transformasi tersebut. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 tercatat 5,04 persen (yoy), dengan inflasi tetap terkendali di 2,92 persen. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tetap solid, masing-masing 5,2 persen pada 2025 dan 5,4 persen pada 2026.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini