Kamis, 8 Januari, 2026

Menko AHY Tekankan Kehati-hatian dan Kolaborasi Global dalam Proyek Giant Sea Wall Pantura

TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa proyek tanggul laut raksasa (giant sea wall) di pesisir utara Pulau Jawa tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa. Menurutnya, proyek besar ini memerlukan perencanaan matang, koordinasi lintas kementerian, dan kolaborasi global agar hasilnya benar-benar efektif dan berkelanjutan.

“Proyek ini sangat besar dan kompleks, bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga penyelamatan manusia. Karena itu, kami ingin semuanya disiapkan dengan benar, tidak grusa-grusu,” ujar AHY di Kantor Kemenko Infrastruktur, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Baca Juga: AHY: Pemerintah Butuh Rp10.300 Triliun untuk Dorong Pembangunan Infrastruktur Nasional

Ia menjelaskan, tanggul laut raksasa tersebut dirancang untuk melindungi sekitar 50 juta penduduk di kawasan Pantura dari ancaman banjir rob, penurunan tanah, dan dampak perubahan iklim. Namun, proyek ini juga membutuhkan investasi besar dan sinergi dari berbagai negara.

“Kami terus menjajaki kemungkinan kerja sama internasional agar proyek ini punya basis pembiayaan kuat dan teknologi terbaik,” kata AHY.

AHY menegaskan, proses perencanaan akan dilakukan secara hati-hati namun tidak berlarut-larut.

“Trust the process. Kita tidak memperlambat, tapi memastikan setiap langkah proper dan tepat sasaran,” ujarnya.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini