Selasa, 10 Februari, 2026

Kemenko PMK Dorong Inovasi Riset UGM Kurangi Risiko Bencana

TAJUKNASIONAL.COM Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mendorong penguatan pemanfaatan inovasi hasil riset perguruan tinggi untuk memperkuat upaya pengurangan risiko bencana di Indonesia. Dorongan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Gama Inovasi Berdikari, unit hilirisasi inovasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (2/2/2026).

Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK, Andre Notohamijoyo, menegaskan pentingnya menjembatani inovasi akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan. Menurutnya, kompleksitas ancaman bencana di berbagai wilayah menuntut pemanfaatan teknologi tepat guna yang mudah diakses oleh pemerintah daerah dan masyarakat di kawasan rawan.

“Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi kunci agar inovasi tidak berhenti di ruang akademik, tetapi benar-benar memberi dampak nyata dalam pengurangan risiko bencana,” ujar Andre.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Tembus 70 Juta Peserta, Ini Kata Pratikno

Dalam audiensi tersebut, Gama Inovasi Berdikari memaparkan sejumlah teknologi kebencanaan hasil riset sivitas akademika UGM, mulai dari sistem peringatan dini, pemetaan risiko berbasis geospasial, pemanfaatan drone untuk asesmen cepat wilayah terdampak, hingga solusi penyediaan air bersih dan hunian darurat pascabencana. Inovasi-inovasi tersebut dirancang agar sederhana, terjangkau, dan mudah dioperasikan, termasuk di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini