Pratikno menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur keagamaan di Aceh diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tradisi tersebut secara lebih layak dan aman bagi masyarakat. “Tradisi Meugang memiliki makna sosial dan keagamaan yang kuat, sehingga perlu mendapat dukungan khusus,” katanya.
Di luar sektor keagamaan, Kemenko PMK juga mendorong percepatan pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan, serta penguatan perlindungan bagi kelompok rentan yang terdampak bencana. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar pemulihan berjalan menyeluruh dan berkelanjutan.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


