TAJUKNASIONAL.COM Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (UEA) menegaskan kepemimpinan global dalam aksi iklim berbasis ekosistem pesisir melalui pertemuan tingkat menteri ke-3 Mangrove Alliance for Climate (MAC) yang digelar pada Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2026.
Pertemuan dipimpin bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA Amna bint Abdullah Al Dahak Al Shamsi. MAC merupakan inisiatif Indonesia–UEA yang kini beranggotakan 47 negara untuk menekan dampak perubahan iklim lewat restorasi dan konservasi mangrove.
“Komitmen setiap negara harus diwujudkan dalam aksi konkret dan terukur yang memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Zulkifli Hasan dalam pembukaan.
Baca Juga: GFFA 2026 di Berlin, Kemenko Pangan RI Soroti Ketahanan Air Hingga Pangan
UEA menegaskan MAC akan menyiapkan pedoman restorasi berbasis sains guna meningkatkan keberhasilan penanaman mangrove. Inisiatif ini ditujukan memperkuat standar global agar rehabilitasi pesisir berdampak nyata bagi iklim dan ekonomi lokal.


