Minggu, 1 Februari, 2026

Ekonomi Indonesia Dinilai Tangguh, Pemerintah Respons Proyeksi IMF

TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah menilai perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur yang solid di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ketahanan fundamental ekonomi, stabilitas makroekonomi, serta konsistensi bauran kebijakan dinilai menjadi faktor utama yang menjaga prospek pertumbuhan nasional.

Penilaian tersebut disampaikan merespons proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai sekitar 5,0 persen pada 2025 dan meningkat menjadi 5,1 persen pada 2026. Proyeksi ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan laju pertumbuhan ekonomi tercepat di tingkat global.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menyatakan, proyeksi IMF mencerminkan kepercayaan dunia internasional terhadap kekuatan ekonomi Indonesia di tengah tekanan global yang masih berlangsung.

“Proyeksi IMF menunjukkan fundamental perekonomian Indonesia tetap kuat dan terjaga,” ujar Haryo di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Ia menambahkan, dalam satu dekade terakhir Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen, didukung stabilitas inflasi, disiplin fiskal, serta kredibilitas pengelolaan anggaran negara. Rekam jejak pengelolaan fiskal yang prudent, termasuk menjaga defisit dalam batas aman, turut memperkuat kepercayaan pasar.

Pemerintah juga melihat ruang pertumbuhan ekonomi ke depan masih terbuka lebar, seiring perbaikan iklim investasi, peningkatan efisiensi alokasi modal, serta peran Indonesia yang semakin strategis dalam perekonomian global. Berdasarkan asumsi makro APBN, pertumbuhan ekonomi 2026 ditargetkan berada di kisaran 5,4 persen.

Meski proyeksi IMF berada sedikit di bawah target APBN 2026, pemerintah tetap optimistis sasaran tersebut dapat dicapai melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter, percepatan belanja produktif, serta penguatan investasi dan konsumsi domestik.

“Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat daya saing nasional,” pungkas Haryo.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini