Baca Juga: PDIP Belum Susul Golkar, PAN, dan NasDem Nonaktifkan Kader Kontroversial di DPR
Lebih lanjut, Jamaludin mencontohkan keberhasilan pengelolaan sampah di Lapas Nusakambangan yang telah menggunakan mesin insinerator ramah lingkungan.
Dari kondisi darurat sampah, kini pulau itu berhasil mencapai zero sampah. Ia menilai praktik ini bisa direplikasi di berbagai daerah, bahkan Pemkab Cilacap berencana mengirim sampahnya ke Nusakambangan untuk diolah.
Legislator dapil Jateng II itu juga mendorong investasi di sektor pengelolaan sampah, mulai dari bank sampah digital, daur ulang, hingga pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).
“Ketahanan lingkungan adalah bagian dari ketahanan nasional. Kita tidak bisa terus-menerus merespons bencana dengan pola reaktif. DPR RI akan mengawal agar APBN 2026 benar-benar mengalokasikan dana memadai untuk mitigasi dan adaptasi iklim, termasuk tata kelola sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan,” pungkasnya.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI


