Jaraknya memang cukup lebar, tetapi posisi Bhayangkara tetap penting karena bisa memengaruhi matchup dan momentum jelang babak lanjutan.
Sementara itu, Surabaya Samator menempati peringkat ketiga dengan 8 poin dari 7 pertandingan, diikuti Jakarta Garuda Jaya di peringkat keempat dengan 5 poin dari 6 laga.
Baca Juga: Ambisi Juara LavAni Proliga 2026, David Lee Pimpin, Dickinson Tambah Daya Gedor
Di dasar klasemen, Medan Falcons Tirta Bhagasasi masih kesulitan keluar dari tekanan.
Mereka baru mengumpulkan 1 poin dari 7 pertandingan, situasi yang menuntut evaluasi cepat jika ingin menghindari musim yang makin berat.
Menariknya, meski LavAni sudah sangat nyaman di puncak, persaingan papan tengah masih berpotensi berubah terutama untuk posisi dua hingga empat. Jadwal seri-seri berikutnya juga terus bergulir dan akan menjadi ujian konsistensi tim pesaing.
Jika LavAni mampu mempertahankan tren kemenangan, mereka bukan hanya mengunci puncak, tetapi juga mengirim pesan kuat ke seluruh kontestan untuk menumbangkan LavAni musim ini, lawan harus tampil nyaris sempurna.
Baca Juga: Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor 19 Feb–1 Mar: LavAni Sudah Lolos Final Four, Putri Masih Panas


