Perjalanan Politik
Karier politik Anis Matta dimulai melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di mana ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal selama tiga periode.
Ia kemudian terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2004–2009, dan kembali menjabat di periode 2009–2014, bahkan dipercaya menjadi Wakil Ketua DPR RI.
Pada tahun 2013, Anis Matta mengundurkan diri dari DPR setelah ditunjuk menjadi Presiden PKS, menggantikan Luthfi Hasan Ishaq. Beberapa tahun kemudian, bersama Fahri Hamzah, ia mendirikan Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) yang menjadi cikal bakal berdirinya Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia.
Partai Gelora resmi dideklarasikan pada 10 November 2019, dengan Anis Matta sebagai Ketua Umum dan Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua Umum. Hingga kini, Anis masih memimpin partai tersebut.
Baca juga: Profil Bima Arya Sugiarto, Akademisi Yang Kini Menjabat Wamendagri
Kiprah dan Pemikiran
Selain dikenal sebagai politikus, Anis Matta juga merupakan aktivis dakwah dan penulis produktif.
Ia telah menulis berbagai buku bertema politik dan dakwah Islam, yang banyak dijadikan rujukan oleh para aktivis kampus dan gerakan dakwah di Indonesia.
Penunjukannya sebagai Wakil Menteri Luar Negeri pada 20 Oktober 2024 menambah panjang daftar pengabdiannya untuk bangsa.
Dengan latar belakang keislaman yang kuat, kemampuan komunikasi internasional, serta pengalaman politik yang matang, Anis Matta diharapkan mampu memperkuat diplomasi Indonesia di kancah global, khususnya dalam isu-isu dunia Islam dan perdamaian internasional.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI


