Sejauh ini, pemerintah dan BUMN terkait tengah mengkaji dua opsi penyelesaian kewajiban pembayaran utang, yakni melalui pelimpahan kepada pemerintah atau melalui penyertaan modal tambahan ke PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Namun, keputusan final masih menunggu evaluasi lanjutan, sementara Danantara tetap didorong menjadi pihak utama dalam penyelesaian pembiayaan.
Baca Juga: SDR Minta Polri Segera Tersangkakan Budi Arie Terkait Dugaan Perlindungan Situs Judi Online
Budi Arie Usul Perpanjangan Jalur Woosh ke Surabaya
Lebih jauh, Budi Arie menilai keberadaan Woosh menjadi simbol kemajuan bangsa dan membuktikan kemampuan Indonesia dalam membangun infrastruktur berteknologi tinggi.
Ia bahkan mengusulkan agar jalur kereta cepat tidak berhenti di Bandung, tetapi diperpanjang hingga ke Surabaya.
“Enggaklah, itu karya terbaik kok. Harusnya ditambahin tuh kereta cepatnya dari Jakarta ke Surabaya, kalau perlu sampai Banyuwangi,” ujarnya.
Ia menilai, jika jaringan kereta cepat diperluas ke wilayah Jawa Timur, manfaat ekonominya akan semakin terasa karena konektivitas antar-daerah meningkat dan mobilitas masyarakat lebih efisien.
Proyek kereta cepat Woosh sendiri telah resmi beroperasi sejak Oktober 2023 dan menjadi kereta cepat pertama di Asia Tenggara, dengan waktu tempuh Jakarta–Bandung hanya sekitar 36 menit.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI


