TAJUKNASIONAL.COM Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, memberikan penjelasan terkait kemungkinan hadirnya pemain naturalisasi baru hasil pantauan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di Eropa.
Isu ini mencuat setelah Herdman diketahui melakukan kunjungan ke sejumlah negara Eropa untuk memantau langsung aksi para pemain keturunan yang berpotensi memperkuat skuad Merah Putih.
Sejak diperkenalkan sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman memang sempat menyinggung rencana memperkuat tim melalui jalur naturalisasi.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka pendek dan menengah untuk meningkatkan daya saing Indonesia di level internasional, khususnya menjelang agenda penting seperti FIFA Series.
Namun, hingga awal Februari 2026, PSSI menegaskan belum menerima laporan resmi mengenai adanya kandidat baru yang siap diproses.
Baca Juga :Â Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF, Pemain Naturalisasi jadi Modal Penting
Arya Sinulingga menyatakan bahwa waktu yang tersedia saat ini terlalu sempit untuk melakukan proses naturalisasi, mengingat jadwal pertandingan internasional sudah semakin dekat.
“Saya belum dapat kabar ya. Belum dapat kabar kalau ada [pemain naturalisasi baru] apalagi kan ini terlalu dekat ya [dengan pertandingan Timnas Indonesia]. Bulan Maret, sekarang udah Februari, terlalu dekat lah untuk melakukan naturalisasi lah,” kata Arya.
Menurut Arya, fokus utama Herdman saat ini adalah memahami karakter, kemampuan, dan potensi para pemain yang sudah ada di dalam skuad.
Proses adaptasi antara pelatih dan pemain dinilai lebih penting dibandingkan memaksakan hadirnya pemain baru dalam waktu singkat.
“Pasti yang ada dulu, dia ingin tahu dulu pasti dia. Nah dari situ dia akan tahu komposisi yang terbaik yang bagaimana gitu kan. Karena setiap pelatih itu pasti punya komposisi berbeda gitu. Disesuaikan dengan skema permainan dia,” ucapnya di Jakarta, Senin (9/2).
Baca Juga :Â Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Terbaru usai Nyaris Juara Piala Asia Futsal 2026
Lebih lanjut, PSSI menilai bahwa naturalisasi bukan satu-satunya solusi untuk meningkatkan prestasi Timnas Indonesia.
Pembinaan pemain lokal, penguatan kompetisi domestik, serta peningkatan kualitas pelatih juga menjadi prioritas utama federasi dalam beberapa tahun terakhir.
Kunjungan Herdman ke Eropa lebih difokuskan pada pemetaan jangka panjang.


