Kamis, 19 Februari, 2026

Presiden Prabowo Ajak Perusahaan Amerika Serikat Tingkatkan Investasi Alat Medis di Indonesia

TAJUKNASIONAL.COM Presiden Prabowo mengajak General Electric memperbesar investasi alat medis di RI. Ia ungkap defisit 140 ribu dokter dan rencana 10 kampus STEM-kedokteran.

Kebutuhan layanan kesehatan Indonesia kini tidak hanya bicara soal rumah sakit dan tenaga medis, tetapi juga ketersediaan peralatan yang modern, terjangkau, dan mudah diakses.

Di tengah transformasi kesehatan nasional, produksi alat medis di dalam negeri menjadi isu strategis karena menyangkut rantai pasok, biaya layanan, hingga kesiapan fasilitas menghadapi lonjakan kebutuhan pasien.

Dari sinilah peluang investasi global mulai ditawarkan terutama kepada perusahaan teknologi kesehatan dengan kapasitas manufaktur besar.

Presiden Prabowo Subianto mengajak salah satu perusahaan terbesar asal Amerika Serikat, General Electric (GE), untuk meningkatkan investasi dalam memproduksi peralatan medis di Indonesia.

Baca Juga: Profil Prihati Pujowaskito, Dirut BPJS Kesehatan 2026-2031 yang Ditunjuk Presiden Prabowo

Ajakan itu disampaikan saat Prabowo menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di Washington DC, Rabu (18/2/2026) malam waktu setempat.

“Saya rasa juga terdapat peluang bagi Amerika Serikat. Saya rasa General Electric juga membangun peralatan medis di Indonesia dan kami berharap mereka akan meningkatkan produksi mereka,” kata Prabowo dalam rekaman suara yang diterima di Jakarta, Kamis.

Di hadapan pengusaha AS, Prabowo memaparkan tantangan mendasar sektor kesehatan Indonesia, yakni kekurangan tenaga dokter dalam jumlah besar. Ia menyebut Indonesia defisit sekitar 140 ribu dokter, sementara produksi lulusan dokter per tahun masih terbatas.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini