Selain itu, kantor Perdana Menteri Inggris juga menyayangkan pernyataan Donald Trump tersebut.
Pada perang Afghanistan itu, Inggris yang merupakan sekutu Amerika di NATO kehilangan 457 personel militer.
Sementara itu, Kanada juga mencatkan lebih dari 150 tentara tewas di Afhganistan.
Baca Juga:Â Dolar Amerika Rontok! Ambisi Donald Trump Kuasai Greenland Paksa USD Nyungsep Terendah Sepekan
Selama tur Afghanistan itu, Prancis juga mencata sekitar 90 personel militernya juga meregang nyawa.
Tambahan lainnya, Denmark kehilangan 44 tentara.
Uniknya, Denmark menjadi satu di antara negara NATO yang mencatakan tingkat korban tertinggi dibanding negara sekutu lainnya jika dihitung per kapita. (*)


