Laporan berbagai media Internasional menyebutkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, Amerika Serikat meningkatkan operasi militernya di kawasan Karibia dan Pasifik timur dengan dalih perang melawan narkoba.
Militer AS disebut telah melakukan lebih dari 30 serangan terhadap kapal yang diduga membawa narkotika, dengan korban tewas dilaporkan mencapai lebih dari 110 orang.
Trump juga diketahui menggandakan hadiah bagi informasi yang mengarah pada penangkapan Maduro dan berencana menetapkan pemerintah Venezuela sebagai Foreign Terrorist Organisation (FTO).
Pemerintah Venezuela menilai kebijakan tersebut sebagai upaya sistematis untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah, sekaligus menuding AS ingin menguasai cadangan minyak Venezuela yang terbesar di dunia.
Hingga kini, dunia internasional masih menunggu klarifikasi resmi dari Caracas terkait klaim dramatis yang disampaikan Trump tersebut.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI


